Aku melihatmu di sebrang
sana
Bersama yang lain
Langit terasa akan
runtuh
Hatiku begitu terasa
pilu
Dulu, aku bersamamu
Dan di sini
Aku teringat masa itu
Berada
dalam garis lurus sejenak mengingatmu
Namaun
sungguh menyakitkan
Aku
mencoba kuat seperti batu karang
Tapi
nyatanya aku tak bisa
Aku
seperti dedaunan yang terinjak
Aku
pasrah
Aku
limbung dihantam angin
Hangus
terbakar terik
Beku
karena salju
Kapankah hatiku hangat kembali
Menemui
musim panas bahkan seminya?
Aku merindukan semua
tentangmu, tentang kita berdua
Duduk berdua bersamaku
bukan bersamanya
Hanya berdua dalam
kebehagiaan selamanya
Masihkah ada kesempatan?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar